Saturday, 29 October 2011

UNDER THE PIER / DIBAWAH DERMAGA









UNDER THE PIER / DIBAWAH DERMAGA

INDONESIAN TRANSLATION BY ALAN MALINGI

Under The Pier  Dibawah Dermaga


Under the pier
I’d meet you here
on Saturday lunchtimes
in technicolours and rainbows.

Dibawah Dermaga
Dinsini kubertemu dirimu
Di hari sabtu saat makan siang
Pada warna dan pelangi 

There were four of us that day
walking along Bottle Alley
I’d touch shards of saffron-coloured glass
pressed into the bleached concrete
and wonder what came in yellow bottles.

Hari itu kita berempat
Berjalan menyusari Bottle Alley
Aku menyentuh pecahan kaca warna kuning kunyit
Ditekan pada yang menggelantang
Dan bertanya botol kuning apa yang akan datang
 
Ceri balanced along the ledge
like a gymnast on a beam
her wild gold hair trapped
in the corners of her mouth.

Ceri berjalan keseimbangan di birai
Bagai persenam di balok titian
Rambut emasnya terjebak
Diujung mulutnya 

Claire wore thick mascara
in turquoise and royal blue
her eyelashes were insects
bluebottles and beetles legs.

Claire memakai mascara tebul
Warna hijau kebiruan dan biru yang indah
Bulu matanja serangga
Lalat hijau dan kaki kumbang 

Becky was tall and gangly
we talked about suicide.
We believed 1987
was gonna be just like 1967

Becky tinggi dan berkelompok
Kami berbicara tentang bunuh diri
Kami yakin tahun 1987
Akan menjadi seperti tahun 1967 

as we swigged from the Thunderbirds red
fifty pence more expensive
than the blue
but we were all sick of Scrumpy.

Sambil kami menengguk minuman thunderbird merah
50 pence lebih mahal
Daripada yang biru
Tapi kami semua menikmatinya

The four of us sheltered there from
the rain and the boys and our parents.
It was our secret place
that nook and ledge,

Kami berempat berlindung disama dari
Hujan bersama anak anak kecil dan orang tua
Itu tempat rahasia kami
Tempat persembunyian dan birai itu 

with our backs against the sea wall
our voices drowned out
by the crashing of waves
a wash of froth and brine
an echo of footsteps
across the soft rotting wood
of the boardwalk above us.

Dengan punggung yang membelakangi laut
Suara kami tenggelam
Oleh deburan ombak
Buih busa dan air asin
Pantulan suara langkah kaki
Melewati kayu rapuh yang lembut
Diatus papan untuk berjalan diatas kami 

There were gaps between the planks
prisms of watery light
brown broken pipes emptied
in slurps of sewage.

Ada sela-sela diantara papan papan itu
Kilauan sinar air
Pipa coklat yang kosong
Dalam hirupan kotoran 

Lightening flashed
between the rusty barnacled legs
of the dear old lady pier
and the magic mushrooms
made the sea all blood and ink.

Sinar berkilauan
Diantara kaki-kaki kijung yang berkarat
Di dermaga tua tersayang
Dan jamur yang mengagumkan
Membuat laut darah dan tinta 

We shared ten B&H
bubble-gum lip gloss
smeared and slipped off the tip
and the lip of the bottle
and we sang Purple Rain
memorised the words like a prayer.

Kami berbagi 10 B&H
Permen karet pembasah bibir
Melumuri dan melepaskan ujung
Dan bibir botol
Lalu kami bernyanyi Purple Rain 
Mengingat kata-kata layaknya pendoa 

With a tiny crumb of hash
we huddled around the light
we cupped our hands
to make the spliff, right,
we were grounded
because we had lovebites
we were nearly fifteen
and we had catfights.

Dengan remah-remah kecil potongan daging dan kentang
Kami berkumpul mengelilingi cahaya/lampu
Kami menangkupkan tangan kami
Membentuk ganja, iya kan
Kami berbaring
Karena kami punya cinta
Kami hampir 15 tahun
Dan kami punya... 

We swore to be best friends forever
that our children would play together
one for all and all for one
forever and ever…

Kami berjanji untuk berteman selamanya
Anak-anak kami akan bermain bersama
Satu untuk semua dan semua untuk satu
Selamanya 

And as the storm died
the rain stopped and
God was a solitary shaft of sunlight
hitting the sea with a silver path to the horizon,

Dan saat badai berakhir
Hujan berhenti
Tuhan adalah sorotan matahari
Memukul laut melalui jalan menuju kaki langit 

Under the pier
I’ll meet you
here.

Dibawah dermaga
Aku akan bertemu kamu
Disini.







No comments:

Post a comment